Saturday, June 29, 2013

Setting Firewall pada Ubuntu

Mengatur Firewall dengan Iptables pada Ubuntu

Jadi ceritanya ini adalah salah satu tugas Sistem Operasi II yang diberikan oleh dosen kami terganteng,Pak Rossi..hihi  :3.
Tugas nya yaitu : Mengatur/mensetting  firewall pada Ubuntu. Semuanya udah tau apa itu firewall? Nah,gua jelasin sedikit ya :D

Firewall adalah Sistem pengamanan jaringan yang ada di komputer kita. Intinya firewall inilah yang  memberikan batasan untuk jaringan-jaringan baik yang masuk atau keluar dari akses jaringan kita sendiri. Sebenernya pengaturan firewall bisa dilakukan dengan beberapa cara,tapi kali ini gua memilih pengaturan firewall dengan cara mengatur iptables. Untuk keterangan lebih lanjut,kalian bisa langsung searching di google sendiri yaaa :p
Oke,langsung  aja kita mulai ya ;)

A.      Menginstall Iptables

1.        Buka console terminal pada ubuntu,kemudian masuk ke root kita

2.      
  Berikan perintah menginstall rpm :
# sudo apt-get install rpm

Apabila rpm belum terinstall,maka harus lebih dulu menginstall yum :
# sudo apt-get install yum

Dan agar iptables bisa berjalan otomatis setelah restart,yaitu dengan menginstall chkconfig :
# sudo apt-get install chkconfig
Kemudian berikan perintah :
# chkconfig  iptables on

B.      Mensetting IP
1.        Mensetting IP agar tidak dapat diakses/di ping oleh IP tertentu :
a.       Perintah DROP
ð  Digunakan untuk  mensetting IP agar tidak dapat di ping oleh IP tertentu dengan tanpa pemberitahuan

Dengan perintah :

#iptables –I INPUT –s <IP ADDRESS PENGGUNA LAIN> -j DROP
Ket : Diketahui IP address pengguna lain yang saat ini saya gunakan : 192.168.43.1


Maka,hasil dari perintah diatas kemudian di cek pada pengguna tersebut :



Terlihat bahwa IP kita tidak dapat di ping oleh pengguna lain tersebut.
b.       Perintah REJECT
ð  Digunakan untuk mensetting IP agar tidak bisa diakses/di ping oleh IP tertentu dengan pemberitahuan.

Dengan perintah :

#iptables –I INPUT –s <IP ADDRESS PENGGUNA LAIN> -j  REJECT


          Dari perintah di atas kemudian dicek pada pengguna tersebut :



          Keterangan “Unreachable” merupakan pemberitahuan kepada pengguna tersebut bahwa IP tidak dapat diakses.
2.       Mensetting agar IP dapat diakses/di ping oleh IP tertentu
Yaitu dengan perintah :
# iptables –I INPUT –s <IP ADDRESS PENGGUNA LAIN> -j ACCEPT




          Dari perintah di atas kemudian dicek pada pengguna tersebut :


       IP pun dapat diakses kembali.

3.       Mensetting agar IP tidak bisa diakses/di ping sama sekali oleh IP lain
Yaitu dengan perintah :
# iptables –I INPUT –j DROP




Dan perintah diatas kemudian dicek pada pengguna tersebut :



Sekian penjelasan mengenai cara mengatur firewall dengan menggunakan iptables pada ubuntu. Semoga bermanfaat :D