Mengatur Firewall dengan Iptables pada Ubuntu
Jadi ceritanya ini adalah salah satu tugas
Sistem Operasi II yang diberikan oleh dosen kami terganteng,Pak Rossi..hihi :3.
Tugas nya yaitu : Mengatur/mensetting firewall pada Ubuntu. Semuanya udah tau apa
itu firewall? Nah,gua jelasin sedikit ya :D
Firewall adalah Sistem pengamanan jaringan yang
ada di komputer kita. Intinya firewall inilah yang memberikan batasan untuk jaringan-jaringan
baik yang masuk atau keluar dari akses jaringan kita sendiri. Sebenernya
pengaturan firewall bisa dilakukan dengan beberapa cara,tapi kali ini gua
memilih pengaturan firewall dengan cara mengatur iptables. Untuk keterangan
lebih lanjut,kalian bisa langsung searching di google sendiri yaaa :p
Oke,langsung
aja kita mulai ya ;)
A.
Menginstall Iptables
1.
Buka console terminal pada
ubuntu,kemudian masuk ke root kita
2.
Berikan perintah menginstall rpm :
#
sudo apt-get install rpm
Apabila rpm belum
terinstall,maka harus lebih dulu menginstall yum :
#
sudo apt-get install yum
Dan agar iptables bisa
berjalan otomatis setelah restart,yaitu dengan menginstall chkconfig :
#
sudo apt-get install chkconfig
Kemudian berikan perintah :
#
chkconfig iptables on
B.
Mensetting IP
1.
Mensetting IP agar tidak dapat
diakses/di ping oleh IP tertentu :
a.
Perintah DROP
ð Digunakan
untuk mensetting IP agar tidak dapat di
ping oleh IP tertentu dengan tanpa pemberitahuan
Dengan
perintah :
#iptables –I INPUT
–s <IP ADDRESS PENGGUNA LAIN> -j DROP
Ket
: Diketahui IP address pengguna lain yang saat ini saya gunakan : 192.168.43.1
Maka,hasil dari perintah
diatas kemudian di cek pada pengguna tersebut :
Terlihat bahwa IP kita tidak dapat di ping oleh
pengguna lain tersebut.
b.
Perintah REJECT
ð Digunakan
untuk mensetting IP agar tidak bisa diakses/di ping oleh IP tertentu dengan
pemberitahuan.
Dengan
perintah :
#iptables –I INPUT –s <IP
ADDRESS PENGGUNA LAIN> -j REJECT
Dari
perintah di atas kemudian dicek pada pengguna tersebut :
Keterangan
“Unreachable” merupakan pemberitahuan kepada pengguna tersebut bahwa IP tidak
dapat diakses.
2.
Mensetting agar IP dapat diakses/di
ping oleh IP tertentu
Yaitu
dengan perintah :
# iptables –I INPUT –s <IP
ADDRESS PENGGUNA LAIN> -j ACCEPT
Dari perintah
di atas kemudian dicek pada pengguna tersebut :
IP pun dapat diakses kembali.
3.
Mensetting agar IP tidak bisa
diakses/di ping sama sekali oleh IP lain
Yaitu
dengan perintah :
# iptables –I INPUT
–j DROP
Dan
perintah diatas kemudian dicek pada pengguna tersebut :
Sekian penjelasan mengenai cara mengatur firewall dengan menggunakan iptables pada ubuntu. Semoga
bermanfaat :D





